Pendidikan magister tersebut ditempuh Erwin sejak 2019 dan berhasil diselesaikan pada 2022. Di tengah proses pendidikan, ia tetap mempertahankan usaha jahit yang telah lebih dulu dirintis.
Seiring berjalannya waktu, usaha Erwin berkembang dan mulai melibatkan orang lain. Ia memberikan kesempatan kepada mereka untuk belajar sekaligus membantu pekerjaan di tempat usahanya.
Saat ini, terdapat lima orang yang membantu kegiatan usaha tersebut. Dua orang berstatus karyawan yang menerima gaji, sedangkan tiga lainnya merupakan tenaga magang.
Besaran penghasilan karyawan disesuaikan dengan pendapatan usaha. Namun, Erwin menyebut terdapat gaji dasar yang diterima setiap bulan.
"Untuk gaji karyawan itu tergantung dari penghasilan yang didapat, tetapi gaji dasarnya sebesar Rp 1,6 juta per bulan," ujar Erwin kepada telisik.id, Kamis (17/9/2026).
