Jenazah tertua di tempat tersebut diketahui milik Silvestro da Gubbio, seorang biarawan yang lulus pada tahun 1599.
Mumifikasi di tempat tersebut dilakukan dengan cara meletakkan mayat di rak lalu dibiarkan hingga cairan tubuhnya habis sampai mengering. Barulah mayat tersebut dibilas dan diawetkan dengan formalin, lalu diberi pakaian terbaik mereka.
Baca Juga: Mistik: Buang Pembalut Sembarangan, Wanita Ini Alami Kejadian Mengerikan
Salah satu koleksi terbaru di tempat tersebut adalah Rosalia Lambrado, mayat ini berusia dua tahun sebelum dirinya dibalsem pada tahun 1920.
Mayat Rosalia adalah salah satu yang dirawat dengan baik dan kondisinya juga mengagumkan, sehingga ia dijuluki sebagai Sleeping Beuty.
