Apalagi amaliah yang berbentuk ibadah, seperti salat, zakat, puasa, dan sebagainya. Tidak ada waktu luang kecuali diisi dengan hal-hal bermanfaat, seperti membaca Al-Qur’an. Ia sadar Al-Qur’an kelak akan memberi syafaat atau pertolongan bagi pembacanya, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Bacalah Al-Qur’an oleh kalian! Sebab, pada hari kiamat ia akan datang sebagai pemberi syafaat bagi pemilik (pembaca)-nya,” (HR Ahmad).
8. Bersikap wara’ atau berhati-hati dari segala perkara haram
Jangankan yang haram, yang halal pun sudah dibatasi dan syubhat sudah dihindari. Dalam hadis disebutkan, siapa pun yang menjauhi perkara syubhat, sejatinya telah membebaskan agama dan kehormatan dirinya. Sebab, orang yang telah berani mengambil perkara syubhat akan terjatuh kepada perkara haram.
9. Bersahabat dengan orang-orang saleh
Salah satu hadis Rasulullah menyatakan, “Sesungguhkan engkau akan dikumpulkan bersama orang-orang yang engkau cintai.” Artinya, jika seseorang cinta kepada orang saleh, maka kelak ia akan dibangkitkan bersama orang-orang saleh. Demikian pula sebaliknya.
