Azi juga menyebutkan, selain narkotika, sejumlah barang bukti lain turut dimusnahkan.
”Di antaranya 15 unit handphone, 25 lembar pakaian, 14 senjata tajam, satu buah batu, serta 10 barang bukti lainnya,” ujarnya.
Proses pemusnahan dilakukan dengan berbagai metode. Barang bukti narkotika dan obat-obatan terlarang dimasukkan ke dalam mobil incinerator untuk dibakar hingga habis.
Sementara itu, senjata tajam dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan mesin gurinda. Adapun pakaian dan barang bukti lainnya dibakar secara langsung. (D)
