“Kan tak mungkin tenaga pelaksana itu langsung seperti BUMN dipensiunkan, dipesangon. Nanti Pak Sekjen Kementerian keuangan pasti akan pusing kalau seandainya 1,6 juta harus dapat pesangon. Saya kira 1,6 tenaga pelaksana, administrasi ini mulai ditata,” tambahnya.

Sebelumnya diketahui, pemerintah sudah menghentikan rekrutmen pegawai administrasi dan berfokus pada jabatan teknis dalam beberapa tahun ke belakang.

Baca Juga: Dapat Tiga Brevet Kopassus, KSAD TNI Janji Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

Selain menyinggung pemangkasan tenaga pelaksana yang harus ditata, Tjahjo juga menyinggung soal penataan bekerja di kantor untuk PNS. Hal itu untuk membantu mempercepat dan mempersingkat birokrasi pemerintah.

Baca Juga: Ketua KPK Firli Instruksi Penyidik Lacak Sprindik Muktamar ke-34 NU