"Rotasi dan mutasi ini memiliki tujuan jelas, yakni meningkatkan kualitas pelayanan kami kepada masyarakat," ungkap Kakanwil.
Ia menekankan pentingnya keseriusan, tanggung jawab moral dan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sambil menjaga kepercayaan dan amanah yang telah diberikan.
Perlu dicatat, perubahan dalam struktur kepemimpinan bukanlah hal baru dalam Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pada 25 September 2023, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly, memberikan promosi dan mutasi kepada 120 pegawai dalam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kemenkumham. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM RI.
Menurut Yasonna, promosi dan mutasi ini bertujuan memberikan motivasi dan pengalaman baru kepada pimpinan Kemenkumham. Ia percaya, suasana kerja yang berbeda akan menghasilkan gagasan-gagasan inovatif yang berkontribusi pada kemajuan Kemenkumham.
"Promosi dan mutasi mematangkan wawasan kepemimpinan dan kemampuan manajerial. Perpindahan jabatan meningkatkan motivasi dan kreativitas," ujar Yasonna saat melantik para Pimpinan Tinggi Pratama dalam jabatan baru.
