KENDARI, TELISIK.ID - Sebanyak 15 persen daerah di Sultra yang menyelenggarakan Pilkada 2020 bakal tidak bisa mengikuti kampanye online atau virtual.
Hal tersebut diungkapkan Pengamat Politik Sultra, Najib Husein kepada Telisik.id, Rabu (8/7/2020). Menurutnya, hal itu bisa terjadi karena di daerah tersebut belum terjangkau jaringan internet.
Dimana, kata dia, dengan adanya masalah tersebut, membuat penyelenggara pemilu harus berpikir keras agar semua pemilih bisa menyaksikan kampanye virtual para kandidat yang akan bertarung di pilkada di daerahnya.
"Dari data yang saya dapatkan bahwa dari tujuh wilayah yang melakukan pemilu pada 2020 ini, masih ada sekitar 10-15 persen daerah yang belum tersentuh jaringan internet. Ini menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi oleh penyelenggara pemilu untuk bisa menyentuh 15 persen daerah tersebut yang belum ada jaringan internetnya," katanya.
Baca juga: Tergeser dari Ketua PDIP Sultra, Abu Hasan Diuntungkan
