Dorongan tersebut juga berkaitan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Tenggara, La Ode Muhamad Ali Haswandy, S.E., M.Si., mengatakan kebutuhan terhadap talenta muda yang inovatif dan adaptif semakin penting.
Mahasiswa, kata dia, perlu mempersiapkan diri untuk memasuki dunia industri dan perusahaan, sekaligus memiliki kemampuan membangun usaha secara mandiri.
Ia berharap mahasiswa IAIN Kendari dapat menjadi pengusaha muda yang mampu membuka lapangan pekerjaan dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Selain sosialisasi, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU antara IAIN Kendari dan Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Kerja sama tersebut mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui bidang pendidikan, penelitian, serta perluasan kesempatan kerja.
