"Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk cerdas secara kognitif, tetapi juga perlu memiliki kecakapan emosional dan spiritual. Program ini membuka wawasan dan memberikan pengalaman hidup yang tak ternilai," ujarnya, Jumat (11/10/2024).
Selain pengetahuan tentang budidaya Hotate dan manajemen mutu hasil perikanan, program ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempelajari bahasa dan budaya Jepang secara langsung. Sebelum berangkat, mereka akan mengikuti kursus bahasa Jepang selama tiga bulan yang difasilitasi oleh LPK Pudji Utami.
Baca Juga: UM Kendari Workshop Internasionalisasi Pendidikan untuk Wujudkan Kelas Internasional
Pembiayaan keberangkatan ke Jepang akan ditanggung oleh pihak industri, sementara biaya persiapan seperti paspor dan pemeriksaan kesehatan ditanggung oleh mahasiswa. Program ini diharapkan dapat memperluas jejaring internasional UM Kendari serta memperkuat eksistensi kampus di tingkat global.
Secara resmi, keenam belas mahasiswa tersebut dilepas oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan AIK UM Kendari, mewakili Rektor UM Kendari, dalam sebuah acara pelepasan pada Jumat, 11 Oktober 2024. (C-Adv)
