Pihak Polresta Kendari yang berupaya mengamankan kericuhan tersebut, hingga terjadi saling dorong dan berteriak dengan sopir angkot.

Kepala Bidang Operesional Polresta Kendari, Iptu Sapril mengungkapkan, kekacauan terjadi antara pihak SMKN 1 dan SMK 2 Kendari yang saling melempar. Terdapat 10 siswa dan 17 kendaraan yang diamankan, selanjutnya akan diselidiki penyebab kejadian tawuran tersebut.

"Ini pelajar sudah kita amankan dengan kendaraannya, kendaraan kurang lebih 17 dan sekitar 10 orang kita amankan. Kalau pete-pete (angkot) hanya kena imbas dari kejadian ini," bebernya.

Baca Juga: UPT Perpustakaan UHO Tingkatkan Pengelolaan Perpustakaan

Sementara salah sorang guru SMKN 1 Kendari, Misrianti mengungkapkan, terjadi saling melempar antara pihak SMKN 1 dan SMKN 2 Kendari yang berimbas pada sopir angkot.