Ia juga mengingatkan untuk selalu membaca Al-quran dan mempelajari ilmu agama, agar membentuk mental dan budi pekerti yang luhur.
Berdasarkan historis, Kota Baubau dahulu adalah wilayah kesultanan, di mana setiap tradisinya mengandung pesan moral, maka peran agama harus selalu dipertahankan di tengah ancaman dekadensi moral.
Ia berharap, wisuda santri itu menjadi titik pijak memacu setiap lembaga pendidikan agama Islam, khususnya baca tulis Al-quran secara lebih baik di masa mendatang.
Menurut Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Baubau, Fitriyanti, sumber dana berasal dari dana BOS setiap sekolah
"Sesuai jumlah siswa setiap siswa Rp 20 ribu," ucapnya.
