Zakaria, mentor sekaligus pembimbing Mahdi, dengan bangga menceritakan transformasi luar biasa Mahdi dari seorang mualaf menjadi seorang penghafal Al-Qur'an yang cemerlang dalam waktu singkat.
Imam Zakaria, yang memimpin masjid dekat rumah Mahdi, masih jelas mengingat kebingungan yang terpancar di wajah Mahdi saat pertama kali mengungkapkan keinginannya memeluk Islam.
Zakaria, yang penasaran dengan ketulusan Mahdi, bertanya tentang pemahamannya tentang Islam. Mahdi, dengan penuh keyakinan, mengulang kembali keinginannya untuk memeluk agama ini.
“Dalam hati saya, saya berkata, 'Ini adalah anugerah dari Allah',” kata Zakaria.
Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat oleh Mahdi berjalan khidmat di bawah bimbingan Zakaria. Sebagai bentuk dukungan dan simbol dimulainya kehidupan barunya sebagai seorang Muslim, Zakaria memberikan nama baru kepada Mahdi.
