Baca juga: Suara Dentuman Misterius Hebohkan Warga
"Sudah kurang lebih tiga minggu mereka tertahan di Pati," sebutnya.
Sebenarnya, bila tidak ada persoalan pandemi COVID-19, tidak ada masalah. Pasalnya, selesai praktek mereka diberi uang sebesar Rp 2 juta perorang oleh pihak LPM. Nah, uang itu mereka gunakan untuk membayar kos dan makan sehari-hari sebesar Rp 50 ribu. Orang tua mereka juga terpaksa mengirimkan uang.
"Sekarang yang dipikirkan tinggal biaya transport mereka dari Pati ke Kendari dan Raha," timpalnya.
Bupati Muna, LM Rusman Emba yang mengetahui itu langsung menghubungi pihak perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) dan Pemprov Sultra.
