KENDARI, TELISIK.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari mencatat sebanyak 200 kasus demam berdarah dengue (DBD) selama 2021. 4 diantaranya meninggal dunia.

Jika diretas dalam setiap bulan, jumlah kasus tertinggi terjadi pada April, yakni sebanyak 36 kasus positif, disusul Maret dan Mei 30 kasus dan Februari 22 kasus.

Untuk kasus meninggal dunia tercatat 4 kasus, yakni pada Maret dengan 1 kasus, April 2 kasus dan November 1 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg. Rahminingrum menyebutkan, jumlah kasus sampai dengan 31 Desember 2021 tercatat 200 kasus positif DBD.

"Iya, karena memang sekarang curah hujan cukup tinggi, potensi terjadinya kasus DBD juga lebih tinggi," katanya kepada Telisik.id, Jumat (31/12/2021).