SURABAYA, TELISIK.ID - Kesejahteraan petani di Indonesia khususnya di Jawa Timur terancam. Pasalnya, pemerintah mendatangkan 500 ribu ton beras impor dari sejumlah negara ASEAN, seperti Thailand, Vietnam, Myanmar dan Pakistan.

Untuk tahap awal pada bulan Desember 2022 ini, baru 200 ribu ton yang masuk di sejumlah gudang milik Bulog.

Anggota komisi B DPRD Jawa Timur, Agusdono Wibawanto mengatakan, meski saat ini akhir tahun bukan musim panen, namun demikian stok kebutuhan beras di Indonesia sudah sangat memenuhi untuk mempertahankan ketahanan pangan nasional.

"Untuk apa mendatangkan beras impor. Di sisi lain, stok beras asal Jawa Timur saja bisa memenuhi kebutuhan nasional," jelas politisi Demokrat ini, Senin (26/12/2022).

Harusnya, sambung pria asal Malang ini, pemerintah memikirkan nasib kesejahteraan petani, bukan malah menghancurkan kesejahteraannya.