Senada dengan itu, Kordinator pengawas beasiswa, Mujaidi menyampaikan, Beasiswa Bersinar pada awal dikeluarkannya tahun 2017 memiliki beberapa kendala, seperti informasinya yang kurang diketahui oleh masyarakat, sehingga jumlah pendaftar beasiswa tersebut masih kurang serta penyalurannya masih menggunakan berbagai bank yang mengakibatkan lambatnya pencairan.
Namun setelah digencarkan lagi sosialiasi, serta penyalurannya difokuskan kepada bank BPD Sultra, maka yang mendaftar di program tersebut lebih banyak dan penyaluran dananya juga lebih cepat diterima oleh pelajar dan mahasiswa.
Mahasiswa S2 UGM yang mendapatkan beasiswa bersinar asal pulau Kaledupa, Rahmat Nafriadin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemda Wakatobi, karena dengan beasiswa tersebut dapat membantunya dalam menyelesaikan studinya.
Baca juga: Konawe Utara Tumbuh Menjadi Sentra Pengukuran Pertumbuhan Ekonomi Sultra
"Saya sebagai mahasiswa S2 tentu sangat bersyukur karena telah mendapatkan Beasiswa Bersinar, karena dengan beasiswa bersinar ini bisa membantu saya dalam menyelesaikan studi," ungkapnya.
