"Pada bulan Maret 2022 di Jatim puncak panen padi, nilai tukar petani juga mengalami kenaikan, pertumbuhan industri dan perdagangan, serta aktifitas masyarakat sudah kembali pulih dan mengalami peningkatan baik aktifitas di pusat perbelanjaan, taman, perkantoran, perdagangan dan rekreasi," jelasnya, Senin (18/7/2022).
Menanggapi hasil survei BPS tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan penurunan kemiskinan seiring dengan keberhasilan Jatim dalam meningkatkan status kemandirian desa dari tahun 2021 sebesar 697 desa mandiri menjadi 1.490 desa mandiri di tahun 2022, atau meningkat 113,77 persen. Peningkatan desa mandiri itu juga merupakan capaian tertinggi secara nasional.
Baca Juga: Tergelincir ke Kobaran Api, Seorang Warga Tewas Terpanggang
"Dengan meningkatnya status desa menjadi mandiri, kita terus berharap akan terjadi peningkatan kesejahteraan dan penurunan kemiskinan di pedesaan. Penurunan kemiskinan di pedesaan satu tahun terakhir periode Maret 2021-Maret 2022 mencapai 1,36 persen dari angka 15,05 persen menjadi 13,69 persen," tutur Khofifah.
Di wilayah perkotaan, sambung Khofifah, angka kemiskinan juga mengalami penurunan yang signifikan dari Maret 2021 sebesar 8,38 persen menjadi 7,71 persen pada Maret 2022.
