KENDARI, TELISIK.ID - Sulawesi Tenggara merupakan satu dari 12 provinsi dengan prevalensi angka stunting tertinggi. Di Indonesia, menempati urutan ke-5 secara nasional dengan kasus stunting sebesar 30,2 persen.
Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara, Asmar, M.Si. Menurutnya, berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, Sulawesi Tenggara merupakan satu dari 12 provinsi dengan prevalensi angka stunting tertinggi Indonesia.
Di mana, kata dia, Sulawesi Tenggara menempati urutan ke-5 secara nasional dengan kasus stunting sebesar 30,2 persen.
Lebih lanjut Asmar mengatakan, jika dilihat data per kabupaten/kota, maka yang tertinggi berada di Kabupaten Buton Selatan sebesar 45,2 persen. Hal ini berarti hampir setengah dari balita yang ada, terindikasi stunting.
Sedangkan daerah dengan angka stunting terendah adalah Kabupaten Kolaka Timur. Namun angkanya masih sebesar 23 persen.
