KENDARI, TELISIK.ID - Banjir yang melanda Kota Kendari berdampak pada 2198 rumah, tersebar di 10 kecamatan. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari tanggal 8 Maret 2024, menyebutkan rumah yang paling banyak terkena dampak banjir terdapat di Kelurahan Kampung Salo sebanyak 512.

Di Kelurahan Wua-Wua 451 serta Kelurahan Korumba 225 rumah. Namun dampak banjir terparah berada di Jalan Lasolo dan Kampung Salo.

BPBD juga mencatat sebanyak 5 rumah terbawa arus di Kelurahan Sanua dan 57 rumah terkena tanah longsor di Kecamatan Kendari dan Kendari Barat.

Melihat kondisi korban terkena banjir, Jumat (8/3/2024) Pj Wali Kota Kendari didampingi Sekretaris Daerah dan sejumlah kepala OPD mengunjungi sejumlah titik di Kota Kendari. Kunjungan pertama di Jalan Tunggala Dalam Kelurahan Wua-Wua. Di lokasi ini Pj Wali Kota Kendari Muhammad Yusup melihat kondisi kali di pemukiman warga.

Banjir di RT 02 RW 06 ini terjadi karena air kali meluap. Luapan kali disebabkan luas aliran kali semakin menyempit, kali yang awalnya selebar 3 meter, kini dimanfaatkan warga untuk membangun, sehingga di beberapa titik luasnya tersisa 2 meter bahkan ada yang tersisa 1 meter.