Baca Juga: Ratusan Rumah Warga Tergenang Banjir Setinggi Pinggang
Penyempitan dan sedimentasi juga terjadi di RT 2 RW 2 Kelurahan Wua-Wua. Kali yang mengalir di sekitar pemukiman warga, tertimbun sedimen akibat pembangunan pemukiman di bagian hulu, sehingga hujan beberapa hari terakhir membawa luapan sedimen.
Terkait persoalan ini, Pj Wali Kota Kendari mengaku akan melakukan pembenahan secara bertahap. Namun dia meminta warga membebaskan lahannya untuk normalisasi kali dan pembangunan tanggul.
"Kita akan normalisasi, tentunya rumah-rumah yang ada di bantaran kali kita akan bebaskan dan tidak ada ganti rugi, kalau penanggulangan bencana tidak ada ganti rugi, kita akan ambil 3 meter," ungkap Muhammad Yusup dikerumuni emak-emak di RT 02 RW 06.
Pj wali kota yang berdialog dengan para emak-emak mendapatkan tanggapan serius dari mereka. Para emak-emak mengaku siap merelakan tanahnya tanpa ganti rugi asalkan banjir tidak terjadi lagi.
