Selama empat hari pelatihan, para peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai tugas, fungsi, dan tanggung jawab mereka sebagai tenaga pengajar.

Orientasi ini tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga membekali peserta dengan pengetahuan mengenai hak dan kewajiban sebagai ASN PPPK.

Menurut Syahrudin, banyak guru yang menguasai aspek teknis, sehingga pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai abdi negara sangat diperlukan.

Materi yang diberikan mencakup tugas pokok dan fungsi (tupoksi) ASN PPPK, wawasan kebangsaan, bela negara, cinta tanah air, serta etika dan kepribadian dalam melaksanakan tugas. Materi tersebut disampaikan oleh Widyaiswara berkompeten.

Syahrudin berharap orientasi ini dapat membantu para guru memahami dan menjalankan tugas mereka dengan lebih efektif, terutama dalam mendidik generasi penerus bangsa di Buton Tengah.