Kini, puluhan murid-murid itu tengah mendapat perawatan medis. Untuk sisa nasi kuningnya, saat ini telah diamankan guna dijadikan sampel untuk diuji di laboratorium.

Kapus Waara, Muslia membenarkan hal tersebut. Saat ini, pihaknya merawat 7 murid dengan gejala muntah-muntah.  

Baca Juga: Pria Mabuk di Kendari Tikam Dua Pemuda Hingga Tembus Jantung

"Sementara dalam perawatan. Lainnya ada yang dirawat di RS dan Liangkabori, " timpalnya.

Sementara itu, Kabid Pembinaan SD Dikbud Muna, Asarumada mengakui adanya murid yang mengalami keracunan.