Untuk menghindar dari talbis ini adalah dengan senantiasa mengingat bahwa mereka adalah wakil Allah Ta’ala dalam mengatur hamba-hamba-Nya, maka hendaknya mereka menjadikan syariat-Nya sebagai sumber hukum, dan hendaknya mereka berbuat sesuatu yang dapat mendatangkan keridhaan-Nya. Dengan demikian, Allah pasti akan mencintai mereka lantaran mereka mentaati-Nya.  

Allah Ta’ala pernah memberikan kerajaan dan kekuasaan kepada orang-orang yang dimurkai. Allah Ta’ala pun telah melapangkan dunia ini bagi mereka.  

Dengan demikian, kekuasaan yang Allah berikan pada mereka tidak lain untuk keburukan mereka, bukan untuk kebaikan mereka. Yang demikian termasuk dalam firman Allah:  

... Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka, hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka ...." (QS. Ali Imran ayat 178) .

2. Iblis berbisik kepada mereka, "Kekuasaan itu butuh wibawa." Maka mereka menyombongkan diri agar ditakuti, dengan tidak mau mencari ilmu serta tak bersedia juga bergaul dengan ulama, sehingga mereka mengamalkan pendapat pribadi, sampai akhirnya mereka merusak agama.