JAKARTA, TELISIK.ID - Polri telah membentuk tim gabungan khusus untuk menyelidiki kasus insiden adu tembak antara dua aparat kepolisian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dengan Bharada E.
Saat ini tim gabungan tersebut terus mencari tahu fakta-fakta terkait insiden tersebut. Berikut beberapa perkembangan dari insiden yang menewaskan Brigadir J ini.
1. Polri minta maaf atas kejadian 2 wartawan diintimidasi
Dua orang jurnalis dari CNNIndonesia.com dan 20Detik diintimidasi saat sedang meliput perkembangan kasus Brigadir J di lingkungan kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Perlakuan tersebut dilakukan oleh 3 anggota polisi yang meminta jurnalis tersebut menghapus foto dan video di lokasi pada Kamis (14/7/2022) lalu.
Polri melalui Karo Provos Divpropam Polri, Brigjen Pol Benny Ali pun menyatakan permohonan maaf atas kejadian tersebut.
