Sedangkan kata Dajjal adalah bentuk superlatif dari akar kata 'Dajl' yang berarti 'kebohongan' atau 'penipuan'. Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam memberitakan bahwa para nabi telah mengingatkan kaumnya akan fitnah Dajjal.
“Tidaklah Allah mengutus seorang nabi melainkan telah mengingatkan kaumnya terhadap si buta sebelah dan si pendusta (Dajjal).”
(HR. Bukhari no. 6859 versi aplikasi Lidwa, no. 7408 versi Fathul Bari).
1. Mesias, Dajjal dalam Agama Yahudi
Dalam Alkitab Perjanjian Lama, salah satu ciri Mesias adalah ia akan mengumpulkan orang-orang Yahudi yang terserak (diaspora).
