JAKARTA, TELISIK.ID - Kapal selam Rusia yang membawa sistem senjata nuklir mematikan telah hilang dari pangkalannya di Arktik, membuat Nato mulai cemas.

Pasalnya, kapal selam tersebut dilengkapi dengan Poseidon, yaitu torpedo nuklir yang diklaim mampu menciptakan efek tsunami radioaktif setinggi 500 meter di wilayah pantai negara musuh termasuk Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

Berikut ini tiga fakta menghilangnya kapal selam asal Rusia tersebut.

1. Nato semakin khawatir

Mengutip Wowbabel.com, kekhawatiran NATO makin meningkat karena langkah Presiden Rusia Vladimir Putin yang berjanji mengerahkan seluruh kekuatan untuk menjaga kedaulatan Rusia.