Salah satu korban selamat, Putri mengungkapkan, awal kejadian kapal kecelakaan di tengah teluk Banggai itu sempat miring ke kiri.

"Perahu tiba-tiba mati mesin dan menyala kembali. Beberapa saat kemudian bagian depan kapal menghatam ombak dan alami kebocoran. Lalu kapal miring hingga terbalik," ungkap Putri, Senin (24/7/2023).

2. Kapal penumpang berjenis perahu pincara hingga kelebihan muatan

Kapal yang mengangkut rombongan penumpang ternyata berjenis pincara, dengan memakai dua perahu yang telah dirakit hingga digabungkan untuk mengangkut penumpang sehari-hari.

Dari pantauan wartawan, perahu yang semestinya hanya bermuatan sekitar dua puluh penumpang tersebut, diketahui memuat hingga 48 orang saat kejadian, sehingga terjadi kelebihan kapasitas muatan.