Kendati demikian, para pembeli memaklumi kenaikan harga daging ayam tersebut.

Baca Juga: Selama Ramadan, Pedagang Gamis dan Peci di Kolaka Raup Omzet hingga Rp 20 Juta

Sementara itu ibu haji Sri mengatakan kenaikan seperti itu sudah biasa menjelang lebaran

"Sudah biasa mi setiap kljelang lebaran, selalu ada kenaikan biarpun harganya itu tetap sama, tetap mereka kasih naik. Karena itu kebutuhan, mahal atau murah tetap kita beli," kata Ibu Sri, warga Kota Kendari.

"Kita juga tidak bisa salahkan pedagang, karena sudah seperti itu mi," sambungnya. (A)