3. Seperti Menghidupkan Bayi yang Dikubur Hidup-Hidup
“Siapa melihat aurat (aib orang lain) lalu menutupinya, maka seakan-akan ia menghidupkan bayi yang dikubur hidup-hidup.” (HR. Abu Daud).
Melansir Republika.co.id, Dekan Fakultas Tafsir Universitas Al Azhar Kairo Mesir Prof Dr Abdul Badi’ mengatakan, Allah Ta’ala sebenarnya ingin menutupi aib hamba-hamba-Nya.
Seperti seorang Muslim yang mendapati saudaranya tengah berzina. Jika ia memergoki kejadian itu seorang diri, kewajibannya adalah menasihati pelaku zina dan haram baginya untuk menyebarluaskan aib tersebut.
Lain persoalannya jika disaksikan empat orang laki-laki yang adil dan benar-benar menyaksikannya. Berarti, pelaku zina sudah benar-benar keterlaluan sehingga wajib untuk dilaksanakan hukum Islam. Tapi, tentu saja jarang sekali perilaku zina tertangkap basah oleh empat orang laki-laki yang adil.
