Ketika seseorang ingin membuka aib saudaranya, apakah ia menyadari sepenuhnya orang yang ia buka aibnya itu benar-benar lebih hina dari darinya? Tak ada yang bisa menjamin derajat ketakwaan dan keimanan seseorang di sisi Allah Ta’ala.
Bisa jadi, orang yang dibuka aibnya tersebut ternyata lebih tinggi derajatnya di sisi Allah. Apalagi, untuk menghina seorang ulama atau orang saleh yang kemungkinan besar adalah orang yang derajatnya tinggi di sisi Allah. (C)
Reporter: Haerani Hambali
