“Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, ini sesuai dengan yang kami prediksikan. Mudah-mudahan dengan kerja sama berbagai pihak angka 1 per mil bisa kita jaga,” kata dr. Budi.
Sementara itu, dikutip dari tribunnews.com, data terupdate hingga Minggu 17 Juli 2022 terdapat 58 jemaah haji Indonesia meninggal dunia di Tanah Suci.
Baca Juga: Catat, Ini Jadwal Kepulangan Pertama Jemaah Haji Indonesia Dimulai 15 Juli
Dibandingkan musim haji sebelumnya pada 2019, angka kematian jemaah haji Indonesia menurun drastis tahun 2022.
Berdasarkan data Siskohat Kementerian Agama, Cardiovaskuler Disease atau serangan jantung menjadi penyebab terbesar kematian jemaah haji Indonesia. Di mana terdapat 31 jemaah haji yang meninggal dunia.
