Utamanya harga beras yang tinggi dikarenakan beberapa faktor seperti biaya angkut dan transportasi dari Kota Baubau sehingga harga jual dinaikkan menjadi dua kali lipat.
Seorang ibu rumah tangga asal Desa Tolando Jaya, Kecamatan Batu Atas, Siti mengaku bahwa di Pulau Batu Atas harga jual beras begitu tinggi dikarenakan sudah dihitung dengan biaya opersional yang mana menembus hingga ratusan ribu rupiah.
Ia menuturkan bahwa di Pulau Batu Atas jarang menjual beras dengan ukuran 5 kg maupun 10 kg dimana rata-rata beras yang dijual di warung kelontong ialah beras dengan ukuran 25 kg sampai 50 kg. Sehingga dirinya berterima kasih sebab kalau bukan di pasar murah, akan sangat sulit mendapatkan beras dengan ukuran tersebut.
Apalagi kata dia dengan harga yang masih terjangkau, hanya dengan Rp 120.000 masyarakat sudah dapat membawa pulang beras berukuran 10 kg. Siti beserta ibu rumah tangga lainnya di Pulau Batu Atas berharap berikutnya dapat dilakukan kembali program pasar murah dengan harga lebih murah lagi.
“Di sini tidak jual beras 5 kg, 10 kg, main satu karung yang 25 kg dan 50 kg,” ujar Siti, Sabtu (11/5/2024).
