KENDARI, TELISIK.ID - Agenda besar nasional Pemilu 2024 membuat semua pihak bersiap, termasuk TNI dalam mengamankan dan mencegah perpecahan akibat perang politik di masyarakat.

Hal itu disampaikan Komandan Korem Halu Oleo/143, Brigjen TNI Ayub Akbar saat perayaan hari jadi TNI ke-78 di lapangan Eks MTQ, Kendari. Ia menyatakan TNI dari darat, laut maupun udara siapkan 3.000 pasukan untuk pengamanan Pemilu di Sulawesi Tenggara.

Ayub juga menegaskan, tidak boleh ada prajurit yang memihak atau terlibat politik praktis. Hal tersebut selalu diawasi setiap komandan TNI. Apabila terdapat prajurit yang terlibat politik praktis, bakal disanksi sesuai ketentuan hukum militer.

Sementara itu prosesi upacara HUT TNI ke-78 di lapangan Eks MTQ berlangsung meriah dipadati puluhan pasukan dari berbagai instansi. Pj Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto juga hadir dan menjadi inspektur upacara.

Baca Juga: Antisipasi Konflik dan Deteksi Dini Kerawanan Pemilu, Polda Sulawesi Tenggara Gelar Rakor Mantap Brata