“Tanah dan bangunan kami cicil pelan-pelan, sesuai kemampuan,” ujar La Ode Syaafi.

Mandala Waluya sempat menghadapi masa sulit ketika jumlah mahasiswa menurun drastis akibat kebijakan pengangkatan tenaga kesehatan. Pada satu periode, mahasiswa yang tersisa hanya lima orang.

Situasi tersebut mendorong yayasan mengambil langkah strategis dengan bertransformasi menjadi sekolah tinggi pada awal 2000-an.  

Pemotongan tumpeng HUT ke- 35 Yayasan Mandala Waluya. Foto: Ana Pratiwi/Telisik

 

Setelah melalui proses panjang dan pemenuhan berbagai persyaratan, izin operasional sekolah tinggi terbit pada 2006. Puncaknya, pada 2020, Mandala Waluya resmi berstatus universitas.