Meskipun Kendari sudah masuk level 1, Siska berpesan pada peserta dan panitia tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19, sehingga seluruh wilayah Kota Kendari tetap berada pada zona hijau.

Sedangkan Presiden Dua Laode, Laode Songko Panatagama mengaku, kejuaraan ini mereka selenggarakan untuk menghidupkan kembali sepakbola di Sulawesi Tenggara yang mati suri.

Meskipun dengan segala keterbatasan, Laode Songko optimistis kejuaraan ini bisa menciptakan pemain sepakbola yang handal yang bisa berkarir di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya Sulawesi Tenggara punya potensi untuk menghidupkan sepakbola namun sayang tak ada satupun tim atau kesebelasan yang bermain di Liga Indonesia.

Baca juga: PON Papua Berakhir, Jabar Juara Umum, Sultra Peringkat 20 dengan 15 Medali