Saat seorang wanita sudah menikah, tentu ketaatan sempurna juga bergantung pada ketaatannya dengan pemimpin keluarga, yakni suami.

Sebab setelah menikah, surganya seorang istri berada pada rida suaminya. Allah SWT berjanji melalui lisan Nabi-Nya, bahwa wanita yang taat pada suaminya akan dihadiahi surga.

Tentu perlu digarisbawahi, bahwa suami yang wajib ditaati hanyalah para suami yang menjunjung tinggi syariat Islam, bukan suami yang justru menjerumuskan dalam dosa.

Oleh sebab itu, jika suami memerintahkan istri suatu perintah yang bertentangan dengan Islam, maka wajib bagi istri untuk menolaknya.

“Seorang wanita yang mengerjakan salat 5 waktu, berpuasa wajib sebulan, memelihara kemaluannya serta taat kepada suaminya maka pasti dia akan masuk surga dari pintu mana saja yang dikehendakinya.” (HR Abu Nu’aim).