Melansir Suara.com jaringan Telisik.id, hal tersebut dikatakan oleh Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso. Menurutnya, berdasarkan data dan catatan IPW, kasus berdarah di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo hingga mengakibatkan kematian Brigadir J telah menggerus citra polisi di mata masyarakat.
Oleh karena itu, menurut Sugeng, sudah saatnya kapolri tampil di hadapan publik untuk membukan dan menjelaskan apa sebenarnya yang terjadi dalam insiden tersebut.
Langkah tersebut diyakini bisa mengembalikan kembali citra polisi jadi lebih baik di mata masyarakat.
3. Bagian otak pindah ke perut
Melansir Tempo.co, setelah proses autopsi, Kuasa Hukum keluarga Brigadir J Kamaruddin mengatakan, bagian dalam jasad tercium aroma formalin yang menyengat. Dokter menemukan pada autopsi pertama dari pihak Polri, keberadaan otak telah dipindahkan ke bagian perut.
