dan ad-Daraquthni).

"Saat itu Rasulullah adalah pemimpin negara yang berkedudukan di Madinah. Maka sudah seharusnya kaum Muslim di seluruh dunia bersatu dalam pelaksanaan Idul Adha nanti, sebagaimana mereka bersatu dalam pelaksanaan ibadah haji," ujarnya.

"Demikian seperti yang pernah terwujud pada masa Nabi Shallallohu 'alaihi wasallam dan Khulafaur-Rasyidin," pungkasnya. (A)

Penulis: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali