MAJENE, TELISIK.ID - BPBD Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) mengumumkan ada 4 warga yang meninggal dunia dan lebih 600 orang menderita luka-luka akibat gempa berkekuatan 6,2 SR di daerah itu.
Melalui, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan, BPBD setempat terus melakukan upaya penanganan darurat dan pemutakhiran data dampak pascagempa M6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1/2020), pukul 02.28 Wita.
"Data Pusat Pengendali Operasi BNPB per 15 Januari 2021, pukul 08.00 WIB, mencatat sekitar 637 warga mengalami luka-luka dan 3.000 lainnya mengungsi di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat," demikian keterangan Raditya Jati dalam rilisnya, Jumat (15/1/2020).
"BPBD setempat terus melakukan pendataan dan kaji cepat di lapangan. Sedangkan kerusakan bangunan di kabupaten ini mencakup 62 unit rumah rusak, 1 unit puskesmas rusak berat, 1 kantor Markas Koramil Maluda rusak berat, jaringan listrik padam, komunikasi selular tidak stabil dan longsor 3 titik sepanjang jalan poros Majene – Mamuju," lanjut Raditya Jati.
Gempa di Majene juga menyebabkan kabupaten di sebelahnya, yaitu Mamuju, terdampak.
