Selain dua persoalan di atas, Pemkab Kolaka Utara juga berupaya menurunkan tingkat pengangguran terbuka dengan cara penguatan beberapa program antara lain, memperluas kesempatan kerja dan peluang usaha.
Peningkatan kompetensi dan kualifikasi tenaga kerja serta mendorong peningkatan kapasitas kinerja balai latihan kerja (BLK) di Kolaka Utara.
"Tahun 2021 tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Kolaka Utara sebesar 3,18 persen, naik 1,05 persen dari tahun 2020 yang hanya 2,13 persen. Untuk itu, pada tahun 2024 kita targetkan menurun menjadi 2,5 persen," ujarnya.
Relatif masih rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), juga menjadi tantangan Pemkab Kolaka Utara 2024 mendatang. Karena itu, penerapan kebijakan dana transfer yang dinamis di tengah keterbatasan negara dalam memberikan dana perimbangan.
Diyakini akan semakin menuntut upaya daerah guna meningkatkan PAD-nya untuk membiaya berbagai program pembangunan serta melakukan optimalisasi, efisiensi dan efektifitas belanja daerah.
