Motor servo, juga dikenal sebagai 'servo', adalah perangkat elektronik yang memutar dan mendorong bagian-bagian mesin dengan presisi, sehingga robot siswa dapat menggerakkan kaki dan lengannya.

Selain memecahkan rekor dunia, para siswa mengembangkan robot ini sebagai alat kecil, berbiaya rendah, dapat diisi ulang, dan dapat diprogram untuk digunakan dalam lokakarya pendidikan STEAM (sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika) untuk etnis minoritas dan keluarga berpenghasilan rendah.

"Kami juga berencana untuk membuat desain dan kode pemrograman menjadi sumber terbuka untuk mencapai tujuan kami dalam mempromosikan pendidikan STEAM,” kata Isaac.

Mengutip Okezone.com, untuk memprogram dan memanipulasi servo, tim membeli papan kontrol servo 16 saluran. Mereka juga membeli komponen perangkat keras lainnya seperti sekrup, mur, kabel, dan baterai.

Baca Juga: Gelisah Putri Cantiknya Tak Punya Pasangan, Ayah Ini Tawarkan 300 Babi jika Mau Nikahi Anaknya