Meskipun terjadi peningkatan signifikan karena penyebaran varian Omicron lebih cepat, wali kota mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap waspada.
Dengan peningkatan ini, pasangan Siska Karina Imran ini meminta masyarakat tetap kembali menerapkan protokol kesehatan secara ketat, seperti menggunakan masker, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer dan menjauhi keramaian.
Sedangkan untuk perawatan pasien di rumah sakit, wali kota mengaku, hanya dilakukan pada pasien bergejala sedang dan berat. Ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan tempat tidur atau BOR.
Baca Juga: Pelataran Masjid Al Alam Jadi Pilihan Tepat untuk Penikmat Senja
Kadis Kesehatan Kota Kendari Rahminingrum menjelaskan, hingga saat ini sebanyak 465 kasus COVID-19 di Kota Kendari, 12 di antaranya dinyatakan sembuh dan satu meninggal dunia.
