Jika malam tiba, Nabi Muhammad SAW juga mengajak Sayyidah Aisyah jalan-jalan sambil berbincang-bincang. Itu sikap romantis yang ditunjukkan Nabi Muhammad SAW kepada istrinya, makan dan minum dalam satu wadah yang sama.  

3. Tidak membebani istri

Nabi Muhammad SAW senantiasa mengerjakan pekerjaannya sendiri. Tidak pernah membebani istrinya dengan pekerjaan-pekerjaan yang bisa dikerjakannya sendiri. Nabi menyulam sendiri pakaiannya yang robek. Menjahit sendiri sandalnya yang putus.

Tidak hanya itu, Nabi Muhammad SAW juga membantu istrinya untuk menyelesaikan pekerjaan rumah.

“Rasulullah senantiasa melakukan pekerjaan rumah tangga (membantu urusan rumah tangga). Apabila waktu salat tiba, maka beliau pun keluar untuk salat,” kata Sayyidah Aisyah dalam sebuah riwayat.