4. Melibatkan istri dalam kejadian penting

Nabi Muhammad SAW kerapkali curhat kepada istrinya terkait dengan persoalan yang tengah dihadapi. Dengan bercerita kepada istrinya, Nabi Muhammad SAW berharap ada solusi yang didapatkannya.

Salah satu istri Nabi Muhammad SAW yang sering menjadi teman curhat adalah Sayyidah Ummu Salamah, yang memang terkenal kecerdasannya. Terbukti, Sayyidah Ummu Salamah pernah beberapa kali memberikan solusi atas persoalan yang menimpa Nabi Muhammad SAW.

Di antaranya adalah kejadian setelah ditandatanganinya Perjanjian Hudaibiyah pada tahun ke-6 Hijriyah. Perjanjian Hudaibiyah dinilai para sahabat merugikan umat Islam. Alasannya, sesuai dengan isi perjanjian, umat Islam yang saat itu hendak menjalankan ibadah umrah, mereka baru diperbolehkan umrah tahun depan.  

Setelah menandatangani perjanjian, Nabi Muhammad SAW mengajak kepada para sahabatnya untuk mencukur rambut mereka masing-masing dalam rangka bertahalul sebelum kembali ke Madinah. Namun, para sahabat enggan menuruti ajakan Nabi Muhammad SAW tersebut.