Selain itu, cukupilah asupan serat sekitar 25–30 gram per hari dari makanan, seperti buah pir, apel, pisang, brokoli, wortel, gandum utuh, atau biji chia. Pastikan juga Anda mengonsumsi cukup lemak sehat dari kacang-kacangan atau ikan untuk mendukung hormon yang memengaruhi ovulasi.
Anda juga dianjurkan untuk mencukupi asupan folat sekitar 400 mikrogram per hari atau sesuai rekomendasi dokter. Hal ini karena folat berperan penting dalam melancarkan siklus menstruasi dan menjaga kesuburan.
2. Mempertahankan berat badan ideal
Obesitas atau kelebihan berat badan berisiko tinggi menyebabkan haid yang tidak teratur dan perdarahan berat saat menstruasi. Selain obesitas, kekurangan berat badan juga bisa menyebabkan menstruasi menjadi tidak teratur.
Mempertahankan berat badan ideal bisa menjadi salah satu cara agar haid teratur. Namun, sebelum memulai program penurunan atau penambahan berat badan untuk mencapai berat badan ideal, sebaiknya konsultasikan dengan dokter gizi terlebih dahulu untuk mendapatkan saran pola makan yang tepat dan sehat.
