Selain itu, bisa juga karena penggunaan kontrasepsi hormonal. Jika mengalaminya, konsultasikan pada dokter segera, ya.
2. Siklus menstruasi yang terlambat
Dilansir Mayo Clinic, siklus menstruasi umumnya memiliki panjang 21-35 hari. Sementara, aliran darah haid bisa berlangsung 2-7 hari. Pada awal pubertas, siklus panjang sering terjadi. Namun, durasinya cenderung memendek dan teratur seiring bertambah usia.
Siklus menstruasi umumnya memiliki panjang yang sama tiap bulan. Namun, siklus yang mendadak lebih panjang alias terlambat haid mungkin menandakan kondisi tertentu, misalnya kehamilan. Implantasi sel telur meningkatkan hormon yang mencegah dinding rahim luruh.
Jika bukan karena kehamilan, penyebab lain yang sering memengaruhi siklus menstruasi yakni faktor gaya hidup. Sebut saja, diet tidak seimbang, stres, hingga olahraga berlebihan. Penggunaan pil KB hormonal, PCOS, hingga perimenopause juga dapat menjadi pemicunya.
