Selain itu, mampu menghasilkan hingga 60 meteor per jam pada puncaknya. Sebagian besar aktivitasnya terlihat di Belahan Bumi Selatan. Sementara di Belahan Bumi Utara lajunya bisa mencapai sekitar 30 meteor per jam.

Menurut situs NASA pada Rabu (1/5/2024), meteor Eta Aquarids dikenal karena kecepatannya, dengan kecepatan meteor yang bergerak sekitar 148.000 mph (66 km/s) ke atmosfer Bumi.

Hujan meteor ini selalu muncul setiap tahun dari 19 April hingga 28 Mei. Puncaknya tahun ini terjadi pada malam tanggal 6 Mei dan pagi hari tanggal 7 Mei.

Baca Juga: Unik, Sekolah Islam di Kendari Ini Terima Pembayaran SPP Pakai Sampah

Fenomena hujan meteor Eta Aquarids pengamatan terbaik dilihat dari belahan bumi selatan atau dekat garis khatulistiwa.