"Investasi yang ditujukan untuk eksploitasi sumber daya alam (renewable maupun non renewable) akan mengurangi stok sumber daya alam yang kita miliki, di satu sisi akan meningkatkan ekonomi wilayah dan di sisi lain akan mengurangi ketersediaan sumber daya alam dan lingkungan di Sultra," terang La Baco Sudia.
Menurut dia, nilai eksternalitas lingkungan (biaya yang diperlukan untuk memulihkan kondisi lingkungan) akan meningkat seiring dengan peningkatan ekploitasi sumber daya alam di Sultra. Nilai eksternaitas lingkungan ini merupakan komponen biaya sehingga dalam perhitungan ekonomi akan mengurangi penerimaan Sultra.
Baca Juga: Masa Jabatan Akan Berakhir, Sekda Kendari Tak Minat Gabung ke Parpol
"Jadi kondisi lingkungan sangat berpengaruh bagi ekonomi," tambahnya.
Mantan WD III FHIL UHO itu mengharapkan, Provinsi Sultra perlu mendorong investasi secara bijak yang memperhitungkan keseimbangan manfaat ekonomi sosial dan lingkungan hidup, agar di satu sisi, Sultra akan maju secara ekonomi dan sosial serta di sisi lain dapat menjaga keberlanjutan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan hidup di masa mendatang.
