Ia menambahkan bahwa seluruh jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Lapangan Kuwait yang berlokasi tidak jauh dari titik serangan untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Hingga laporan ini disusun, militer Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait serangan udara yang menewaskan lima warga sipil tersebut.  

Namun, Channel 12 milik Israel melaporkan bahwa Angkatan Udara Israel kembali melancarkan serangan di Jalur Gaza sebagai respons atas apa yang mereka sebut sebagai pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata yang sebelumnya disepakati.

Pada hari yang sama, militer Israel juga melaporkan bahwa lima tentaranya mengalami luka-luka akibat bentrokan dengan kelompok militan di wilayah Rafah timur.  

Dalam keterangan resminya, pihak militer menyebutkan bahwa bentrokan terjadi setelah sejumlah militan muncul dari terowongan bawah tanah yang berada di kawasan tersebut.