Para jemaah harus mawas diri jika menunjukkan gejala COVID-19, seperti flu, batuk, hingga demam. Kewaspadaan harus ditingkatkan, mengingat Indonesia kini terancam gelombang pandemi baru yang disebabkan oleh subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

2. Meningitis meningokokus

Penyakit ini salah satunya disebabkan oleh bakteria neiserria meningitidis. Ada dua penyakit yang disebabkan bakteri tersebut, yaitu meningitis meningokokus dan septikemia meningokokus.

Berdasarkan laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO) 2002 silam, sempat terjadi epidemi dari penyakit meningokokus yang berasal dari Arab Saudi selama penyelenggaraan haji pada Maret 2000.

Penyakit ini memiliki masa inkubasi selama 1-10 hari, dengan gejala seperti demam, sakit kepala, muntah, mual, kaku kuduk, dan fotofobia. Selain itu, ada tanda gangguan neurologis seperti letargi, delirium, koma, dapat disertai kejang.